Beasiswa master di Swedia – Swedish Institute Study Scholarship (SISS)

Untuk kalian para beasiswa hunters, pada post kali ini saya akan menceritakan soal pengalaman saya saat mendaftar Beasiswa Swedish Institute (SISS) untuk Master Degree, di Swedia.

Beasiswa ke Swedia

Sebenernya, untuk bisa sampai ke sini, ada berbagai macam jalur beasiswa yang bisa ditempuh, contohnya beberapa yaitu : Erasmus Mundus, LPDP, Beasiswa langsung dari kampus, tentunya dengan syarat dan ketentuan yang masing-masing berbeda. Jalur yang saya tempuh adalah melalui Beasiswa SI atau SISS (Swedish Institute Study Scholarship)

Apa itu Swedish Institute Study Scholarship (SISS)?

Beasiswa ini diberikan oleh Swedish Institute dengan tujuan untuk memberikan beasiswa ini adalah untuk memberikan support kepada penerima beasiswa bisa menimba ilmu di Swedia, agar bisa berkontribusi bagi masyarakat dimana dia berada. Tidak terbatas untuk kontribusi pada negara asal saja, tapi juga kepada masyarakat secara global. Ini juga adalah salah satu cara bagi pemerintah Swedia untuk tetap memiliki hubungan bilateral yang baik antar negara lainnya di dunia.

Beasiswa ini mencakup kebutuhan apa saja?

Beasiswa ini merupakan beasiswa full scholarship. Seluruh cakupan kebutuhan student seperti biaya visa Swedia, pesawat pulang-pergi, biaya hidup tiap bulan, biaya pendidikan, plus asuransi yang akan menjamin kebutuhan kesehatan kamu, lengkap, untuk memastikan bahwa kamu bisa menimba ilmu dengan tenang.

Requirement nya apa aja?

Cek di website si.se disitu persyaratannya lengkap banget. High-light nya dari saya, ada list beberapa eligible country, salah satunya Indonesia. Kamu wajib memiliki minimum pengalaman 3000 jam kerja, dan kerja nya juga ga harus formal di office kok, voluntary work atau part-time work lainnya juga bisa diakui. Yang pasti pelamar harus bisa nunjukin bukti pengalaman kerja dan pengalaman leadership, yaitu memimpin orang lain.

Cara apply beasiswa?

Pendaftaran beasiswa ini terdiri dari 2 tahapan dan 2 website yang berbeda. Gambaran nya ada pada grafik diatas, dan detail nya bisa di cek di website si.se ya!

Pada step 1st application, kamu akan mendapatkan personal application number ketika mendaftar ke university admission system. Personal application number itu akan kamu cantumkan pada website pendaftaran beasiswa (ada field nya di dalam aplikasi).

Yang mesti dicatat adalah, ketika kamu sudah sampai di step 2nd application scholarship, jika kamu pilih 4 program berbeda di admission system, pastikan bahwa kamu submit 4 scholarship application berbeda sesuai dengan 4 program pilihan kamu ya.

Keseluruhan proses (dari pembukaan step 1 hingga pengumuman beasiswa) akan ditempuh selama +/- 4 bulan. Jangan lupa untuk tidak putus berdoa selama penantian panjang ya! 🙂

Tips untuk apply beasiswa ini?

Baca baik-baik persyaratannya dan tulis essay kamu tepat pada sasaran.

Perhatikan dengan cermat deskripsi dan guidance yang diberikan di website si.se karena mereka memberikan penjelasan yang sangat detail, jangan sampai ada misconception ya.

Soal essay, persyaratan yang diberikan SI kepada pelamar beasiswa itu relatively berbeda dibandingkan beasiswa lainnya. Kalau beasiswa yang lain mensyaratkan untuk menulis sejumlah 500 words, SI hanya mensyaratkan pelamar untuk menulis sebanyak 200 – max 1200 karakter termasuk spasi. Ingat loh, karakter termasuk spasi, yang berarti kamu harus menyampaikan visi dan misi kamu dengan sangat singkat.

Maka dari itu, perhatikan baik-baik pemilihan kata dan kalimat, jadi meskipun pendek tapi strike to your point. Tepat menuju sasaran.

Pengalaman pribadi saat apply beasiswa SI?

Saat saya daftar, saya sudah merasa sangat memperhatikan persyaratan dan kebutuhan dengan sangat baik dan detail. Namun ternyata, beberapa jam sebelum deadline saya baru cek inbox di admission system yang menyatakan bahwa saya kurang memberikan 1 dokumen, ijazah dalam bahasa asli. Kondisi nya saat itu tidak memungkinkan untuk mengirim ijazah, dan saat sampai rumah saya tidak ingat. Walhasil, baru upload ijazah tersebut setelah deadline lewat beberapa jam.

Hasilnya? saya otomatis di reject by admission system karena persyaratan dokumen yang tidak lengkap. Mencoba mencari celah dengan menghubungi kampus dan kirim email kesana kemari, ternyata tidak membantu.

Berminggu-minggu tanpa pencerahan, akhirnya dengan kekuatan doa, muncul notifikasi bahwa salah 1 dari 4 universitas yang saya pilih memberikan pengecualian. Dokumen saya akhirnya di proses. Sampai akhirnya, disinilah saya sekarang.

Kala itu mungkin saya beruntung, tapi lagi-lagi, hal ini belum tentu terjadi pada semua orang. Lebih baik mempersiapkan diri secara maksimal dengan menyediakan segala persyaratan, jangan sampai kamu menyesal karena tersandung di administrasi dasar.

So, be prepared ya!

Jadwal dibukanya beasiswanya dan keterangan lebih update dan lebih lanjut bisa dilihat di www.si.se at anytime. Untuk yang mau privately nanya-nanya, bisa follow instagram saya di @ariyantisuci_ terus kirim direct message, atau tulis di kolom komentar pada post ini, dan tonton juga penjelasan Beasiswa SI ku melalui YouTube ya!

See you!

This publication has been produced during my scholarship period at Halmstad University, thanks to a Swedish Institute scholarship.

Suci Ariyanti is a postgraduate degree student of Halmstad University, Sweden. She was born at Jakarta, 1992. Awarded a scholarship from Swedish Institute, she flew far away from her hometown, Indonesia, to pursue her study and dream to travel the world.

Comments (2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *